January 12, 2009

Pengertian Object Oriented Programming / OOP

Menurut id.Wikipedia.org
Pemrograman berorientasi objek (Inggris: object-oriented programming disingkat OOP) merupakan paradigma pemrograman yang berorientasikan kepada objek. Semua data dan fungsi di dalam paradigma ini dibungkus dalam kelas-kelas atau objek-objek. Bandingkan dengan logika pemrograman terstruktur. Setiap objek dapat menerima pesan, memproses data, dan mengirim pesan ke objek lainnya.

Menurut pendapat saya, OOP itu adalah membuat Object dalam program. Misalnya, saya tidak mampu membeli mobil, maka saya buat mobil di program komputer tersebut, dalam hal ini saya menggunakan Greenfoot.

Dalam OOP, blueprint dari object tersebut dinamakan CLASS. Class digunakan agar kita bisa memproduksi secara massal object tersebut.
Didalam blueprint(class), ada CONSTRUCTOR. Konstruktor digunakan untuk meng-set data data awal yang ada di objek tersebut. Konstruktor digunakan untuk menyiapkan segala sesuatu pada saat objek ini dibuat.
Didalam blueprint(class), disebutkan berapa panjangnya, tingginya, dsb, dalam FIELDS.
Didalam blueprint(class) juga, disebutkan fungsi fungsi dari mobil tersebut, seperti misalkan classnya merupakan kelas yang membuat Mobil, belok kiri, belok kanan, maju, mundur, didalam METHOD/fungsi-nya.

Sudah mengerti? Ini blueprints mobil tersebut.
public class mobil
{
/** Ini Fieldsnya (Deklarasi Variabel)*/
Color warna; // warna mobilnya
int panjang; //panjang mobilnya
int lebar; // lebar mobilnya
/** Fields selesai */

/** Constructor nya */
public mobil(Color w, int p, int l)
{
     warna = w; /** di set supaya warna ini */
     panjang = p; /** di set supaya panjangnya segini... */
     lebar = l; /** di set supaya lebarnya seginii.... */
     visualisasikan(); // di display, supaya kelihatan
}
/** Constructor selesai */

/** Fungsinya/metode(method) */
private void visualisasikan() // private artinya supaya gak di akses objek lain
{
     // yang berhubungan dengan grafis disini
}
public void belok_kanan() // void tidak mereturn apa apa
{
     // berhubungan dengan posisi
}
public void belok_kiri()
{
     // berhubungan dengan posisi
}
//dsb..
/** Fungsi Selesai */
}

Setelah selesai membuat blueprint nya, baru kita bisa membuat objeknya. Dengan cara :
Menggunakan Main class :
public static void main(String[] args)
{
mobil honda = new mobil(new Color(220,220,220), 100, 30);
mobil toyota = new mobil(new Color(220,120,120), 100, 40);
}

Menggunakan World di Greenfoot (di constructor nya):
mobil honda = new mobil(new Color(220,220,220), 100, 30);
mobil toyota = new mobil(new Color(220,120,120), 100, 40);


Download greenfoot source-nya

Bagi yang masih belum mengerti, silahkan tanya di komentarnya yaa.

1 comment: